Bahaya Merokok
Rokok merupakan benda yang sudah tak asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi serta gangguan kehamilan dan cacat pada janian.
Pasien-pasien perokok juga berisiko tinggi mengalami komplikasi atau sukarnya penyembuhan luka setelah pembedahan termasuk bedah plastik dan rekonstruksi, operasi plastik pembentukan payudara dan operai yang menyangkut anggota tubuh, bagian bawah.
Pada kenyataannya kebiasaan merokok ini sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasaan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari stress dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi.
Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari seconhandsmoke yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok atau bisa disebut juga dengan perokok pasif. Rokok tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya yakni tembakau. Di Indonesia tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa dan tambakau tanpa asap (tembakau kunyah).
Sebetulnya apa saja yang terkandung dalam asap sebatang rokok yang dihisap ? Tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.
Komponen gas asap rokok adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi dan menimbulkan kanker (karsinogen). Sebetulnya apa sih zat-zat tersebut dan bagaimana mereka membahayakan tubuh ?
(1) Nikotin. Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan.
(2) Timah hitam (Pb) yang dihasilkan sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkung rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Bisa dibayakangkan bila seorang perkok berat menghisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh. (3) Gas karbonmonoksida (CO) memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernasapan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen maka gas CO ini merebut tempatnya "di sisi" hemoglobin. Jadilah hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen. Sementara dalam darah perokok mencapai 4-15 persen. (4) Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok dan bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernafasan dan paru-paru. Pengedapan ini bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24-45 mg.
----Antibodi Menurun
Rongga mulut sangat mudah terpapar efek yang merugikan akibat merokok. Tejadinya perubahan dalam rongga mulut sangat masuk diakal karena mulut merupakan awal terjadinya penyerapan zat-zat hasil pembakaran rokok. Temperatur rokok pada bibir adalah 30 derajat C, sedangkan ujung rokok yang terbakar bersuhu 900 derajat C.
Asap panas yang berhembus terus menerus ke dalam rongga mulut merupakan rangsangan panas yang menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran ludan. Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih an-aerob (suasana bebas zar asam) sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri an-aerob dalam plak. Dengan sendirinya perokok berisiko lebih besar terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pendukung gigi dibandingkan mereka yang perokok.
Pengaruh asap rokok secara langsung adalah iritasi terhadap gusi dan secara tidak langsung melalui produk-produk rokok seperti nikotin yang sudah masuk melalui aliran darah dan ludah, jaringan pendukung gigi yang sehat seperti gusi, selaput gigi, semen gigi dan tulang tempat tertanamnya gigi menjadi rusak karena terganggunya fungsi normal mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi dan dapat merangsang tubuh untuk menghancurkan jaringan sehat di sekitarnya.
Pada perokok terdapat penurunan zat kekebalan tubuh (antibodi) yang terdapat di dalam ludah yang berguna untuk menetralisir bakteri dalam rongga mulut dan terjadi gangguan fungsi sel-sel pertahanan tubuh. Sel pertahanan tubuh tidak dapat mendekati dan memakan bakteri-bakteri penyerang tubuh sehinggal sel pertahanan tubuh tidak peka lagi terhadap perubahan di sekitarnya juga terhadap infeksi.
Gusi seorang perokok juga cenderung mengalami penebalan lapisan tanduk. Daerah yang mengalami penebalan ini terlihat lebih kasar dibandingkan jaringan di sekitarnya dan berkurang kekenyalannya. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan nikotin mengakibatkan berkurangnya aliran darah di gusi sehingga meningkatkan kecenderungan timbulnya penyakit gusi.
Tar dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang paling sering tejadi yang disebabkan oleh plak bakteri dan faktor lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan mempermudah perlekatan plak. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok daripada bukan perkok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukung gigi pasien perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi.
Keparahan penyakit yang timbul dari tingkat sedang hingga lanjut berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yang diisap setiap hari berapa lama atau berapa tahun seseorang menjadi perokok dan status merokok itu sendiri, apakah masih merokok hingga sekarang atau sudah berhenti.
Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat ditemukan pada cairan gusi.
Perlekatan jaringan ikat dan serat-serat kolagen terhambat, sehingga proses penyembuhan dan regenerasi jaringan setelah perawatan terganggu.
Tembakau kunyah sering disebut juga tembakau tanpa asap, tampaknya juga telah menjadi tren dan produknya banyak dimanfaatkan oleh kalangan muda, atletik dan wanita usia lanjut di Amerika. Di Indonesia mengunyah tembakau telah menjadi kebiasan sejak dulu. Walaupun tanpa asap kebiasaan mengunyah tembakau ini diduga sebagai penyebab terjadinya 'bercak putih' (leukoplakia) dan terjadinya kanker rongga mulut. Kelainan biasanya terjadi di daerah pipi, tempat tembakau tanpa asap ini biasa disisipkan. * drg Amalia (sh)
Baca Selengkapnya...
PESAN SINGKAT
About Me
Hingga kini, penyakit jantung masih menduduki peringkat pertama sebagai penyebab kematian. Jadi, tak ada salahnya menjaga kesehatan jantung sedini mungkin.
···Jumlah penderita penyakit jantung dari tahun ke tahun terus meningkat. Di Indonesia, menurut Survey Kesehatan Rumah Tangga yang dilakukan Badan Litbang Departemen Kesehatan RI tahun 1995, 24 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit Jantung.
···Namun, jangan dulu takut atau berkecil hati. Penyakit jantung koroner dapat dihindari, karena sesungguhnya penyakit jantung koroner atau bahkan serangan jantung tidak muncul begitu saja, melainkan melalu proses yang memakan waktu cukup lama. Maka, amat penting bagi Anda untuk secara teratur memeriksakan kondisi jantung.
Hanya sekepalan tangan
···Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga, dengan basis di atas dan apex (puncak)-nya di bawah. Apex-nya miring ke sebelah kiri. Berat jantung kira-kira 300 gram atau kira-kira sekepalan tangan orang dewasa. Namun begitu, jantung mengemban tugas berat, yakni harus memompa 38.000 liter darah dalam 100.000 kali denyutan setiap hari.
···Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah berkontraksi secara bergantian. Laju denyut-denyut jantung atau kerja pompa ini dikendalikan secara alami oleh suatu pengatur irama yang disebut nodus sinotrialis, letaknya di dalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditransmisikan dari nodus sinotrialis ke kedua serambi membuat keduanya berkontraksi secara serentak. Arus listrik ini selanjutnya diteruskan ke dinding-dinding bilik, yang selanjutnya berkontraksi secara serentak. Periode kontraksi ini disebut systole.
···Selanjutnya periode ini diikuti dengan sebuah periode relaksasi pendek kira-kira 0,4 detik yang disebut diastole, sebelum impuls berikutnya datang. Nodus sinotrialis menghasilkan antara 60 hingga 72 impuls seperti itu setiap menit ketika jantung sedang santai. Produksi impuls-impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian sistem syaraf yang disebut sistem syaraf otonom, yang bekerja di luar perintah otak. Sistem listrik inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi otot jantung berirama yang disebut denyut jantung.
Tanda-tanda serangan jantung
···Jika dada terasa nyeri, apakah berarti selalu ada masalah dengan jantung? Umumnya, ketidak nyamanan yang disebabkan oleh jantung, dikenal sebagai angina pectoris, tanda-tandanya yaitu dada terasa seperti dicengkeram, ditindih, atau seakan ketiban gajah. Sensasi tersebut dapat merambat ke atas ke bagian leher, rahang, lalu turun ke lengan kiri. Bisa pula disertai mual, napas pendek-pendek, banyak berkeringat, pening, atau jantung berdebar-debar.
···Tetapi banyak pula orang yang tidak mengalami tanda-tanda seperti itu, sehingga mereka rawan mendapat serangan jantung secara diam-diam. Umumnya kaum wanita tidak mendapatkan gejala klasik penyakit kardiovaskular tersebut. Yang sering terjadi, mereka merasakan kembung, panas di dada, salah cerna, atau gejala lain yang seringnya jadi salah didiagnosis atau dikira gangguan pencernaan.
Serangan jantung tak hanya akibat kolesterol
···Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja: tua, muda, laki-laki atau perempuan. Penyakit jantung terbagi atas penyakit jantung bawaan dan penyakit jantung koroner. Ketika Anda merasakan nyeri di sebelah kiri bawah tulang dada, bisa jadi itulah gejala awal penyakit jantung koroner.
···Selama ini banyak orang dengan mudah mengatakan, Si A meninggal karena serangan jantung. Apa sesungguhnya yang dimaksud dengan serangan jantung? Itu adalah suatu kondisi ketika bagian otot jantung (myocardium) mengalami kerusakan akibat secara mendadak jantung sangat kekurangan pasokan darah. Hal itu dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner terhambat selama beberapa saat, entah akibat spasme (mengencangnya nadi koroner) atau akibat penggumpalan darah (trombus). Bagian otot jantung kembali segera berfungsi setelah spasme reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung kembali berfungsi secara normal. Ini sering disebut crescendo angina atau coronary insufficiency. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung berhenti sama sekali, sehingga sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan permanen hanya dalam beberapa jam saja, maka hal itu dapat mengakibatkan bagian otot jantung tersebut mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. Otot yang mati ini disebut infark.
···Yang menarik, baru-baru ini ditemukan bahwa sekitar setengah dari jumlah penderita penyakit jantung yang meninggal karena penyakit komplikasi kardiovaskular (seperti serangan jantung dan stroke) memiliki kadar kolesterol yang normal. Bahkan orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi bisa saja tidak mengalami masalah kardiovaskular.
···Baru-baru ini di Harvard University School of Medicine, Cambridge, ahli jantung Paul Ridker, MD, MPH menemukan bahwa tingginya kadar C-Reactive Protein (CRP) dalam darah menjadi faktor risiko utama terhadap terjadinya serangan jantung.
···Wanita dengan kadar CRP amat tinggi memiliki risiko 4,4 kali lebih tinggi menderita masalah kardiovaskular seperti serangan jantung yang fatal atau nonfatal, strokeatau memerlukan tindakan operasi bypass atau angioplasty. Yang lebih mengejutkan, pasien dengan kardio-CRP tinggi dan kolesterol tinggi memiliki risiko sembilan kali lebih besar. Kesimpulan serupa juga berlaku untuk pasien pria.
···Pengujian kadar CRP juga dapat menunjukkan adanya radang pada pembuluh darah. Umumnya kita sudah mengetahui bahwa radang sendi dapat mengakibatkan artritis, nyeri otot, dan rasa sakit kronis. Tetapi tahukah Anda bahwa radang pada arteri juga berperan pada terjadinya serangan jantung atau stroke? Memang, radang semacam itu dapat melukai dinding pembuluh darah.
···Arteri yang terkena peradangan cenderung akan menumpuk kolesterol, sel darah putih, dan fibrus (zat pembek darah). Pembentukan—yang dikenal sebagai plak—itu berlangsung di dalam dinding pembuluh darah dan dapat menghambat aliran darah ke jantung atau otak. Akibatnya, berkuranglah pasokan nutrisi dan oksigen, yang mendorong terjadinya serangan jantung atau stroke.
···Penelitian terbaru juga menyebutkan bahwa dua pertiga serangan jantung lebih disebabkan oleh plak, sedangkan yang sepertiganya oleh aterosklerosis (penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah arteri).
···Jadi, agar yakin bahwa jantung kita tetap berada dalam keadaan aman, tak ada salahnya melakukan pemeriksaan secara teratur bukan?
Suplemen jantung sehat
Berikut ini sejumlah pilihan suplemen favorit untuk melindungi jantung:
1 MINYAK IKAN
···Penelitian menunjukkan bahwa banyak mengonsumsi ikan berlemak dari perairan dingin, seperti salmon, sardin, cod, dan haddock, merupakan cara ampuh menghindari penyakit jantung. Itu berkat kemampuan zat antiradang pada asam lemak Omega 3 dan EPA pada ikan-ikan tersebut. Asam lemak Omega 3 menghambat prostaglandin E2, yang berperan menyebabkan radang arteri dan pembentukan plak.
2 RED YEAST RICE (tapai beras merah)
···Selama berabad-abad, masyarakat Cina menemukan bahwa ekstrak red yeast rice yang difermentasi sangat bermanfaat bagi jantung. Red yeast rice mengandung mevinolin yang menghambat kerja enzim pembentuk kolesterol. Zat dalam obat resep dokter yang dikenal sebagai statin bekerja dengan cara serupa. Zat dalam red yeast rice memberi dua manfaat pada jantung, selain menurunkan nilai kolesterol total, LDL, dan trigliserida, juga efektif menumpas radang pada dinding pembuluh darah dan menstabilkan plak.
3 TOCOTRIENOL dan VITAMIN E
···Begitu mendengar vitamin E, yang terpikir pastilah alpha tocopherol. Sesungguhnya vitamin E juga mengandung tocotrienol. Serupa dengan red yeast rice, tocotrienol menghambat kerja enzim pembentuk kolesterol. Tocotrienol juga antioksidan kuat dan merangsang melebarkan pembuluh darah. Banyak hasil penelitian mendukung pemakaian vitamin E untuk kesehatan jantung. Memang, menurut sejumlah penelitian, asupan harian vitamin E akan lebih bermanfaat daripada aspirin dalam melindungi tubuh kita dari penyakit jantung. Vitamin E alami (d-alpha tocopherol) lebih mudah diserap dan dimanfaatkan tubuh ketimbang vitamin E sintetis (dl-alpha tocopherol).
4 KUNYIT
···Rempah yang sering dipakai untuk memberi warna kuning pada makanan ini memang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Terkadang dianggap sebagai penangkal artritis alami, kunyit menghambat kerja dari COX-2 (enzim cyclo-oxygenase-2 yang menyebabkan peradangan pada dinding pembuluh darah), jadi bisa mencegah radang pada dinding pembuluh darah.
5 HAWTHORN
···Tanaman bernama latin Crataegus oxyacanha ini mengandung zat aktif flavonoid, yang bersifat antioksidan dan antiradang. Hawthorn dapat membantu melebarkan pembuluh darah, meningkatkan aliran dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Ekstrak herbal ini juga memperkuat otot jantung dan berguna dalam pengobatan gagal jantung akibat penyumbatan.
6 VIRGIN COCONUT OIL
···VCO adalah minyak kelapa yang diproses tanpa pemanasan, sehingga minyak yang dihasilkan memiliki sifat antiradang dan antioksidan.
Kelompok berisiko
Pria memasuki usia 45 tahun: sangat penting menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung.
Wanita: memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi). Wanita mulai menyusul pria dalam hal risiko penyakit jantung setelah mengalami menopause.
Riwayat dalam keluarga: riwayat serangan jantung dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.
Diabetes: kebanyakan penderita diabetes meninggal bukan karena meningkatnya kadar gula darah, tetapi karena kondisi komplikasi jantung mereka.
Obesitas: semakin gemuk dan semakin luas permukaan tubuh seseorang, semakin berat bagi jantung untuk memompakan darah ke seluruh tubuh. Terutama orang dengan obesitas tengah, yang biasanya berisiko lebih besar.
Kurang melakukan kegiatan fisik: merupakan salah satu akar penyabab penyakit jantung. Melakukan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling radikal yang dapat diambil.
Stres: banyak penelitian menunjukkan bahwa menghadapi situasi yang tegang, dapat menyebabkan jantung aritmia (ketidakteraturan denyut jantung) yang membahayakan jiwa.
Perokok: orang yang memiliki kebiasaan merokok umumnya rentan mengalami penyakit jantung.
Tekanan darah tinggi (hipertensi): penderita hipertensi umumnya juga berisiko terkena penyakit jantung.
Cegah dengan gaya hidup sehat
···Untuk meminimalkan risiko terserang penyakit jantung, Anda perlu menjalankan gaya hidup sehat. Yayasan Jantung Indonesia,sebuah lembaga yang bergerak dalam penyuluhan dan pencegahan penyakit jantung, memformulasikan kiat hidup sehat ini sebagai Panca Usaha atau SEHAT, singkatan dari Seimbang gizi, Enyahkan rokok, Hadapi stres, Atur tekanan darah, dan Teratur berolahraga.
1. Perbanyak mengkonsumsi makanan berserat serta batasi makanan berlemak dan garam.
2. Hindari faktor risiko seperti rokok.
3. Kontrol tekanan darah dn tingkat kolesterol secara teratur.
4. Mengelola stres. Caranya, lakukan kegiatan positif seperti menekuni hobi, relaksasi, dan berolahraga teratur untuk mengurangi stres. Anda juga bisa mengkuti senam jantung yang diselenggarakan Yayasan Jantung Indonesia.
Baca Selengkapnya...
Sakit gigi memang bukan penyakit yang secara langsung membahayakan jiwa. Meski demikian, kondisi ini sering menganggu konsentrasi hingga pasien tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan benar.
Menurut Drg Tri Erri Astoeti Mkes, penyakit gigi dan mulut menduduki peringkat ke-6 dalam daftar penyakit yang sering diderita penduduk Indonesia. “Yang paling banyak gangguan periodontal, yakni gangguan pada jaringan penyangga gigi,” jelas wakil dekan IV Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, Jakarta itu.
Penyebabnya bermacam-macam. Yang terbanyak adalah kesalahan dalam menyikat gigi. Kasus itu mencapai 61,54 persen. “Ada yang salah cara menyikat, ada yang salah waktu. Maksudnya, menggosok gigi berkali-kali. Ada yang menyikat gigi sampai 10 kali sehari. Itu kan malah merusak lapisan gigi,” kata Tri Erri di sela kongres Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Kamis (20/3).
Tri mengaku prihatin karena masih banyak orang yang mengabaikan kesehatan gigi dan mulut. “Banyak yang tidak tahu bahwa gangguan kesehatan gigi dan mulut bisa memicu penyakit sistemik lain. Misalnya, diabetes atau stroke. Gangguan periodental meningkatkan risiko stroke hingga 50 persen pada mereka yang berusia 25-54 tahun,” jelasnya.
Penyakit gigi dan mulut juga memengaruhi produktivitas kerja. Sebuah penelitian menemukan, 62,4 persen pekerja mengalami gangguan aktivitas akibat sakit gigi. Jika sepekan dihitung 5 hari kerja, dalam sebulan rata-rata 4 hari kerja hilang gara-gara sakit gigi. “Kalau dirupiahkan, berapa tuh kerugiannya,” tutur perempuan berjilbab tersebut.
Karena itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut dianggap sangat penting. Caranya, menyikat gigi dengan benar dan teratur. Dental floss (benang gigi) dan obat kumur bisa dipakai kalau perlu. Bila sibuk, ada alternatif menggunakan produk yang mengandung xylitol, bahan pemanis alami yang mampu mencegah terjadinya karies (lubang) gigi.
Xylitol, kata Tri, memang dipakai sebagai nama merek produk tertentu. Tapi, xylitol sebetulnya nama pemanis alami. Dia bisa didapatkan dari strawberi, kembang kol, dan bayam. Xylitol juga dihasilkan oleh metabolisme liver. Hanya, jumlahnya memang tidak banyak. “Susunan karbon dalam xylitol lain dengan pemanis seperti sukrosa atau glukosa. Susunan karbon inilah yang membuat xylitol tidak merusak gigi,” kata Prof Akira Suzuki Hamura D.D.S PhD dari The Nippon Dental University Hospital, Jepang, saat menghadiri kongres PDGI.
Akira menambahkan, xylitol juga diketahui mempu menghalangi perkembangbiakan bakteri mutans streptococci (Mutans S) dalam rongga mulut. Bakteri inilah yang menyebabkan terbentuknya plak dan karies gigi.
Baca Selengkapnya...